Jumat, 17 Februari 2017

Unsur - Unsur Teks Novel "Aku Melihatmu"

NO. UNSUR TEKS JAWABAN LENGKAP BUKTI HALAMAN
1. Tema Kerinduan 61
2. Tokoh & Perwatakan «  Keyla Rahma / Salju 20
Watak : Ceria, Cantik 21, 24
«  Zahiy 69
Watak : Tampan, Perokok, Suara merdu, Sholeh 64, 89, 136, 153
«  Nurlita 22
Watak : Penyayang, Pantang Menyerah, tegar, murah senyum 22, 42, 53, 54, 155
«  Vano Reza 20, 248
             Watak : Perhatian, baik 21, 24
«  Faza Elysa 21, 191
Watak : Baik, Penulis Cerpen, Pintar 21, 190
«  Pak Arie 57
Watak : Baik, Sholeh, Penyayang 59, 62, 63, 68
«  Rahmat 89
Watak : Baik 91
«  Muhammad Roland Al - Muhtar 78
             Watak : Murah Hati, Sholeh 78
«  Rifki 97
Watak : Berpasrah Diri 97
«  Rafi Maulana 142, 214
Watak : Baik, Sholeh 142
3. Alur Campuran (Maju & Mundur) 42 - 49, 103 - 255
4. Latar / Setting «  Pantai 15
«  Desa Sumber Asri 19
«  Rumah Vano 31
«  Masjid Darussholah 63
«  Rumah Nurlita 236
«  Rumah Sakit 232
«  Ueno Park 251
5. Sudut Pandang Orang Ketiga Serba Tahu 11 - 255
6. Diksi & Gaya Bahasa Diksi :
Sinonim
«  Mengusir sedih dan laraku 20
«  ketampanan, kerapian 37
«  canda tawanya 37
«  kumuh, kotor, serta berwajah kusut 37
«  Semoga catatan duka dan lara yang tertera 73
Antonim
«  selalu mengusik siang dan malamnya. 20
«  orang yang selalu menemaninya kala ia tersenyum, maupun kala ia tengah menangis dalam duka. 158
Polisemi 
«  Membawa duka yang tak segan 39
«  Aku tak pernah menjamahmu 71
«  Sedangkan aku bukanlah para musafir 71
«  Meniggalkan setitik warna baru dalam cerita hidupku 86
Hiponim
«  Kulitnya putih selembut kapas, paras sempurna dan elok. 13
«  Melihat tujuh rupa anggunnya 51
Hipernim
«  Kecantikan salju 13
«  Pelangi 51


Gaya Bahasa :
Personifikasi
«  bagai segerombolan anak singa yang tengah berlarian saling berkejar-kejaran. 15
«  Berhias tangis dari langit. 62
Metafora
«  Di Dalam setiap jantungku. 148
«  Matahari sudah naik satu tombak. 115
«  menatap awan biru yang tampak indah berhias dengan burung-burung kecil yang bercengkerama, beterbangan mengitari luasnya semesta. 185
«  sang raja siang masih saja bersinar dengan perkasa. 207
Pleonasme
·         ia tak mampu menggerakkan tubuhnya, bahkan jari-jemarinya pun masih terasa berat. 100
Alegori
·         menyimpan beribu pertanyaan 35
Litotes
·         Sebuah suara meneriakkan siapa dirinya. Ia hanya pemuda kotor hina yang terbiasa hidup di jalanan, berkumpul bersama debu-debu kotor yang menghantamnya tanpa permisi setiap waktu. 81
·         Tidak perlu berterima kasih kepada Bapak. Berterima kasihlah kepada Allah yang masih mengizinkan Bapak untuk bertemu dengan Nak Zahiy. Allah yang masih memberi kesempatan bagi Nak Zahiy untuk mengulas senyum bagi orang-orang yang menyayangi Nak Zahiy. 177
Simile
·         bagai serentetan peluru timah bening yang jatuh dari langit. 43
·         bagai pesona seorang ratu Cleopatra, atau mungkin seorang bidadari. 197
Hiperbola
·         menyimpan beribu pertanyaan. 35
·         senyuman bidadari. 28
·         hawa dingin yang begitu menusuk tulang rusuk. 17
Repetisi
·         Aku ingin mencintaimu dengan sederhana.... seperti kata yang tak sempat diucapkan kayu kepada api yang menjadikannya abu. Aku ingin mencintaiumu dengan sederhana.... seperti isyarat yang tak sempat dikirimkan awan kepada hujan, yang menjadikannya tiada....  253
·         Aku merindu.... 139
Dengan keindahan kalam senja ini....
Aku merindu....
Dengan sebuah embusan nada indahmu....
·         Aku merindumu... 85
Aku mengagumimu...
Aku menyayangimu...
·         Engkau menghabiskan waktu bersamaku.... 38
Engkau melepas sebuah senyuman untukku....
Engkau yang menemani sepiku....
·         Tentang Sebuah canda... 61
Tentang Tawa...
Tentang Bahagia...  
7. Amanat «  "Katakanlah: "Hai hamba-hamba Ku yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri,  janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah.  Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya.  Sesungguhnya Dialah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. 115
«  Hai orang-orang yang beriman,  bertaubatlah kepada Allah dengan taubat yang semurni-murninya,  mudah-mudahan Tuhan kamu akan menghapuskesalahan-kesalahanmu dan memasukkan kamu ke dalam surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai,  pada hari ketika Allah tidak menghinakan Nabi dan orang-  orang yang beriman bersama dengan dia;  sedang cahaya mereka memancar di hadapan dan di sebelah kanan mereka,  sambil mereka mengatakan: "Ya Tuhan kami,  sempurnakanlah bagi kami cahaya kami dan ampunilah kami;  sesungguhnya Engkau Mahakuasa atas segala sesuatu." 117
«  Sesungguhnya aku merasa takut bila aku berbuat maknai pada Rabbku akan azab yang akan menimpaku pada hari yan besar. 124
«  Nabi juga bersabda, "Bagi muadzin,  diampuni dosanya sejauh suaranya,  pahala baginya sejumlah pahala orang yang shalat berjamaah bersamanya,  tanpa mengurangi sedikit pun dari pahala mereka. 130
«  sedangkan muadzin seperti petugas keamanan pintu Allah,  setiap kali adzan pahalanya sejumlah pahala para nabi(1000 nabi),  dan imam adalah menterinya,  setiap shalat disediakan 1000 pahala orang jujur(shiddiq),  dan pengajar orang alim)  adalah wakilnya.  Setiap menyampaikan petuah ditulis beribadat 1000 tahun,  dan santri atau pendengaratau pengikut pengajiannya,  yang belajar baik pria atau wanitanya adalah pembantu Allah,  tiada balasan bagi mereka kecuali surga." 130
«  "Ya Allah,  Rabb sekalian manusia,  yang menghilangkan segala petaka,  sembuhkanlah,  Engkaulah Yang Maha Penyembuh,  tak ada yang bisa menyembuhkan kecuali Engkau,  sebuah kesem-  buhan yang tidak meninggalkan penyakit. 147